Mamuju Siapkan Rp1 M Hadapi Corona, Masram: Ayo Relokasi Anggaran, Malu Sama Mateng Rp2 M

Pemda Mamuju Siapkan 1 M hadapi Corona
Info Grafis Covid-19 Gugus Tugas Sulawesi Barat (Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat)

Terkini.id, Mamuju – Kasus positif Covid-19 terus bertambah dan sampai kini belum ada vaksin penawar yang mampu menaklukkan virus pemusnah massal ini.

Kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 2.491 orang dan meninggal sebanyak 209 orang adapun yang sembuh sebanyak 192 orang.

Di Sulbar sendiri, sejak 29 Maret 2020 hingga saat ini tercatat dua orang telah dinyatakan positif Covid-19.

Satu diantaranya berangsur membaik dan satu lainnya kini berada di Makassar melakukan isolasi mandiri.

Data Dinas Kesehatan Sulawesi Barat mencatat bahwa salah seorang yang dinyatakan positif Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri tersebut beridentitas dari Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat.

Anggota DPRD Kabupaten Mamuju, Masram Jaya, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa Pemda Mamuju harus siap menghadapi pandemi Corona ini, Senin (06 April 2020).

Menurut Masram, kesiapan pemda terkait instruksi menteri dalam negeri No. 1 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Covid-19, sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden No. 4 Tahun 2020 tentang refocusio Kegiatan Relokasi Anggaran serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

“Kalau sudah bicara pergeseran forumnya saya kira TAPD (Team Anggaran Pemerintah Daerah) dan banggar DPRD,” tandas Masram Jaya Ketua Komisi III DPRD Mamuju.

Masram juga menyinggung terkait ketersediaan anggaran yang masih minim yang disediakan Pemda Mamuju yakni hanya Rp 1 Miliar.

“Sementara ada anggaran Rp 1 M menurut saya masih sangat kurang,” pungkasnya.

“Kita ingin hadirkan Keuangan dan OPD terkait, untuk mengecek berapa anggaran yang diberikan pemda dari Rp 1 M tersebut,” ungkap Masram Jaya.

“Saya yakin itu masih jauh dari cukup, makanya perlu rapat untuk mengetahui berapa sesungguhnya kebutuhan masing-masing OPD yang terkait penanganan Covid-19,” ujarnya.

“Banyak hal kita mau bicarakan, diskusikan dengan pemda. Ayo, melalui banggar kita lakukan pergeseran relokasi anggaran yang belum jalan atau yang bisa ditunda,” tegas Masram Ketua Komisi III yang membidangi pendidikan dan kesehatan.

“Tergantung keberanian pemda sekarang, mau tidak melakukan pergeseran. Anggaran Rp 1 M terlalu sedikit, malu sama Mateng, Rp 2 M anggaran untuk Covid-19,” kunci Masram.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Seekor Sapi di Polman Berkaki Lima dan Berkelamin Ganda Hebohkan Warga

Sutinah Suhardi Paparkan Program Unggulannya di Hadapan Emak-emak

Awali Agenda Pjs Bupati, Abdul Wahab Sambangi KPU Mamuju

Sosialisasi Kartu Mamuju Keren, Kampanye Perdana Tina-Ado Terkonsentrasi di Dua Kecamatan

Aliansi Petani Sawit Sulbar dan HMI Manakarra Gelar Aksi Unjuk Rasa Menuntut Perusahaan Kelapa Sawit Bayar TBS Sesuai Penetapan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar