Sutinah Suhardi Paparkan Program Unggulannya di Hadapan Emak-emak

Sutinah Suhardi Calon Bupati Mamuju
Calon Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi paparkan program dalam pertemuan terbatas di Kecamatan Papalang Mamuju

Terkini.id, Mamuju – Pertemuan terbatas kampanye Tina-Ado di Kecamatan Papalang Kabupaten Mamuju disambut hangat warga setempat. Pertemuan yang sedianya dibatasi hanya untuk 50 orang, namun antusiasme warga akan kehadiran Sutinah Suhardi sebagai calon Bupati Mamuju tak dapat dibendung, Senin, 28 September 2020.

Dari tiga titik lokasi yang diagendakan yakni Tuabo, Garuda dan Banua, nampak para simpatisan warga berbondong-bondong di sekitar rumah tempat Sutinah berorasi, hanya untuk sekedar mendengarkan dan menyimak visi-misi program Calon Bupati perempuan pertama di Mamuju.

Membuka sambutannya, Sutinah kembali menuturkan, “Mamuju Keren itu, Maccoa, Marasa, Malolo, Makkampa. KEREN kepanjangannya, ‘K’ Kreatif, ‘E’ Edukatif, ‘R’ Ramah, ‘E’ Energik dan ‘N’ Nyaman,” jelas Sutinah di hadapan emak-emak.

Anak pertama Suhardi Duka ini memaparkan sejumlah programnya dalam pemerintahannya kelak.

“Program unggulan untuk emak-emak karena disini yang hadir kebanyakan emak-emak. Untuk emak-emak kita akan berikan pelatihan, kita berdayakan untuk menambah ekonomi keluarga,” kata Sutinah disambut aplaus warga.

“Emak-emak yang punya hobi memasak, bikin kue, dan hoby menjahit. Kita akan berikan pelatihan dan modal usaha. Yang hoby menjahit kita bantu mesin jahit,” tambahnya.

Emak-emak dengan hikmad mendengarkan paparan program Calon Bupati Mamuju Sutinah Suhardi

“Program unggulan berikutnya di bidang kesehatan, kita akan berikan kesehatan gratis. Jadi yang tidak punya BPJS bisa berobat gratis di Puskesmas dan Rumah Sakit. Dengan hanya satu syarat memiliki KTP Mamuju,” jelasnya.

Program unggulan lainnya dari Tina-Ado adalah pengadaan Ambulans di setiap Desa dan Bus Sekolah

“Program satu Desa satu Ambulans, nanti kami (Tina-Ado) pemerintah Kabupaten akan bekerjasama dengan pemerintah Desa. Kabupaten yang mengadakan mobil Ambulans dan pemerintah Desa yang menganggarkan pemeliharaan serta operasionalnya,” tutur Sutinah.

Dibidang pendidikan Sutinah sebut Beasiswa Manakarra, yang diprogramkan pada masa SDK (Suhardi Duka). Warga mengaku pada kepemimpinan SDK di Kabupaten Mamuju, anak-anak mereka menerima beasiswa. Di pemerintahan Habsi-Irwan tidak ada lagi beasiswa.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Mekanisme Ketat, Dana Stimulan Rumah Terdampak Gempa di Mamuju Bakal Diuji Publik

Tegakkan Tripanji AJI, Literasi Ke-AJIan Program Penting Rahmat-Edy

Seekor Sapi di Polman Berkaki Lima dan Berkelamin Ganda Hebohkan Warga

Awali Agenda Pjs Bupati, Abdul Wahab Sambangi KPU Mamuju

Sosialisasi Kartu Mamuju Keren, Kampanye Perdana Tina-Ado Terkonsentrasi di Dua Kecamatan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar